Polres Tapsel Selamatkan Rp5 M Uang Negara Dari Korupsi Dana Desa

http://www.kiispadangsidimpuan.com

TAPANULI SELATAN |Sepanjang tahun 2023, Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) berhasil menyelamatkan kerugian keuangan negara sebanyak Rp5.080.795.486,19 dari sejumlah kasus korupsi yang ditangani.

Kasus korupsi tersebut terjadi pada penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) di daerah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Padang Lawas Utara (Paluta).

Kapolres Tapsel AKBP Imam Zamroni melalui Wakapolres Kompol Rahman Takdir Harahap menyampaikan itu pada konferensi pers refleksi kinerja tahun 2023 di Aula Mapolres Tapsel, Ahad (31/12).

Dijelaskan, sepanjang 2023, Polres yang wilayah hukumnya meliputi Kabupaten Tapanuli Selatan dan Padang Lawas Utara ini menangani tindak pidana korupsi yang didominasi penggunaan APBDes.

Seperti halnya penanganan kasus korupsi APBDes di Desa Sorimanaon Kecamatan Angkola Muaratais Tapsel dan Desa Sihopuk Kecamatan Halongonan Timur Paluta.

“Potensi kerugian keuangan negara yang berhasil diselamatkan dari penanganan tindak pidana korupsi ini totalnya sebesar Rp5.080.795.486,19,” kata Kompol Rahman.

Narkoba

Kemudian Wakapolres Tapsel memaparkan jumlah kasus tindak pidana narkotika dan psikiotropika yang berhasil diungkap sepanjang tahun 2023. Jumlahnya sebanyak 99 kasus dan tersangkanya 122 orang

Barang bukti narkotika yang diamankan berupa ganja sebanyak 11.980,89 gram atau 11,9 Kilogram (Kg) dan sabu-sabu 561,77 gram atau 0,56 Kg. Semetara pada kasus psikiotropika berupa pil ekstasi sebanyak 6 butir.

“Estimasi kita. Dari barang bukti yang diamankan ini, kita telah menyelamatkan lebih dari 6 juta orang yang berpotensi menggunakan narkotika dan psikiotropika tersebut,” terangnya.

Di kesempatan ini, Wakapolres Tapsel Kompol Rahman Takdir Harahap juga memaparkan tentang penanganan tindak kejahatan konvensional. Seperti halnya pencurian, perkelahian, perjudian dan lainnya

Dibanding tahun 2022, di tahun 2023 ini jumlah kasus tindak kejahatan konvesional mengalami peningkatan. Yakni 1.030 di tahun 2022 berbanding 1.073 di tahun 2023 atau meningkat 43 kasus.

Namun, dalam hal penyelesaian penanganannya juga terjadi peningkatan. Polres Tapsel berhasil menuntaskan 803 kasus atau naik 57 dibanding tahun 2022 yang 746 kasus terselesaikan.

Dalam hal perlindungan anak dan perempuan, sepanjang tahun 2023 ini Polres Tapsel menangani 138 kasus yang terjadi di wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan dan Padang Lawas Utara.

Seperti kasus perdagangan anak dan perempuan, penelantaran anak dan istri, kekerasan dalam rumah tangga dan pencabulan. Jumlahnya meningkat lebih dari 100 persen dibanding tahun 2022 yang hanya 62 kasus.

Di bidang lalu lintas, sepanjang 2023 di wilayah hukum Polres Tapsel terjadi 135 kecelakaan dengan korban meninggal dunia sebanyak 70 orang, 83 luka berat dan 111 luka ringan.

Dibanding tahun 2022, jumlah kasus dan korban kecelakaan lalu lintas hampir mirip-mirip. Yakni sama-sama 135 kejadian, 76 korban meninggal dunia, 87 luka berat dan 125 luka ringan.

Penghargaan

Selain penanganan kasus, Wakapolres Tapsel juga menjelaskan berbagai prestasi dan penghargaan yang diterima dari Januari sampai Desember 2023.

Meraih penghargaan dari Bupati Tapsel dan Bupati Paluta atas pengamanan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) dan atas pengungkapan kasus korupsi di dua wilayah pemerintahan kabupaten tersebut.

Polres Tapsel juga menerima penghargaan dari Kapolda Sumatera Utara atas prestasi pemberitaan media terbanyak. Penghargaan Menteri Keuangan RI atas IKPA Sempurna dan dari Ombudsman RI atas Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik.

“Apresiasi kami kepada seluruh personil yang telah berkontribusi, berkolaborasi dan bersinergi dalam tugas pengabdian. Terimakasih kepada pemerintah daerah, Forkopimda dan elemen masyarakat yang mendukung kami dalam tugas-tugas di sepanjang tahun 2023 ini,” tutup Wakapolres Tapsel.(LL)