Jembatan Gantung di Huristak Putus, Distribusi Hasil Pertanian Jadi Lumpuh

http://www.kiispadangsidimpuan.com

PADANG LAWAS | Sudah hampir sepekan, jembatan gantung (jembatan penyeberangan) di Desa Gunung Manaon, Kecamatan Huristak, Kabupaten Padang Lawas (Palas) ambruk pada bagian ujungnya.

Ratusan warga menggunakan jembatan gantung itu sebagai akses ke ratusan hektar area perkebunan, karena bagian jembatan gantung yang rusak pada hari Senin (08/01/2024) pukul 03.00 dini hari, mobil yang mengangkut hasil pertanian tidak bisa melintas.

Selain akses warga ke kebun, jembatan gantung ini merupakan akses penghubung antara Desa Gunung Manaon dengan Binuang (anak desa Binanga Tolu).

Aktivitas pengangkutan hasil tani pun lumpuh total. “Di seberang sana seluruh area perkebunan. Semua hasil pertanian di angkut dari jembatan gantung itu. Sekarang busuk semua aneka hasil tani itu,” kata warga Desa Manaon, Mansyur Harahap, 54, saat ditemui wartawan, Jum’at (12/01/2024).

Mansyur yang juga petani itu merasa dirugikan karena hasil pertaniannya tertahan akibat jembatan rusak.

Ia pun berharap kepada pemerintah agar jembatan gantung itu segera diperbaiki.

“Jika begini maka kami lah petani yang rugi. Pemerintah segeralah merehab jembatan ini.”ujar dia.

Sementara itu, Kepala Desa Gunung Manaon, Ali Sahbana Hasibuan menyebutkan jembatan gantung tersebut putus akibat intensitas hujan yang tinggi yang melanda daerah tersebut.

“Seminggu terakhir hujan cukup deras melanda daerah ini sehingga air meluap dan mengakibatkan jembatan gantung itu putus,” ujar Ali.

Ali menghimbau masyarakat untuk mengurangi aktifitas di bantaran sungai, untuk menghindari sewaktu-waktu sungai bisa saja meluap.

Kini, warga menunggu dan berharap langkah dari pemerintah untuk memperbaiki jembatan gantung.(LL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *