Mayat Wanita Muda Di Paluta, Pelaku Sempat Lari Ke Medan

http://www.kiispadangsidimpuan.com

PADANG LAWAS UTARA |Warga menemukan sesosok mayat wanita muda dengan kondisi mulai membusuk di selokan kantor Dinas Sosial Pemkab Padang Lawas Utara. Pelaku sempat lari ke Medan dan sudah diamankan setelah diserahkan pihak keluarga ke Polisi.

“Jenazah sudah teridentifikasi berinisial SAH (21) dan pelaku inisal PS (19) sudah diamankan. Mereka satu kampung di Desa Saba Bangunan,” sebut Kapolsek Padang Bolak, AKP Zulfikar, Jum’at (5/1/2024).

Dijelaskan, Selasa (2/1/2024) pagi, warga Desa Huta Lombang, Kecamatan Padang Bolak, menemukan sesosok mayat wanita muda di dalam selokan dekat kantor Dinas Sosial Paluta.

Jenazah mengenakan baju motif bunga-bunga dan celana warna hitam. Di sekitar mayat ditemukan penjepit rambut warna merah dan gelang tali warna hitam.

Kanit Reskrim Polsek Padang Bolak Iptu Aswin Manurung bersama anggota menuju lokasi. Kemudian mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aek Haruaya Paluta.

“Hasil visum jenazah, kuku melepuh, kulit mengelupas, kepala dan wajah ada belatung, rambut mulai rontok. Kita duga sudah tewas sejak beberapa hari sebelum ditemukan,” sebut Kapolsek Padang Bolak.

Selanjutnya jenazah wanita yang telah teridentifikasi berinisial SAH (21), warga Desa Saba Bangunan, Kecamatan Padang Bolak itu dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Medan untuk diotopsi.

Malam setelah penemuan mayat, Polisi mencari PS (19), teman sekampung yang merupakan orang terakhir bersama korban. Namun yang bersangkutan mematikan ponsel dan Rabu (3/1/2024) dini hari sudah berangkat ke Kota Medan.

“Hasil gelar perkara di Polsek, jenazah ini korban pembunuhan dan pelakunya mengarah ke PS, satu kampung dengan korban,” sebut AKP Zulfikar.

Keluarga pelaku bersedia bekerjasama dengan kepolisian. Merekap membujuk PS yang belakangan diketahui berstatus mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Medan agar mau menyerahkan diri.

“PS diserahkan pihak keluarga ke kami di rest area Jalan Tol Tebing Tinggi – Medan pada Kamis (4/1/2024) sore,” kata AKP Zulfikar.

Kepada petugas, PS mengakui dia pelaku pembunuhan SAH. Yakni dengan cara membogem wajah korban hingga pingsan. Kemudian membeli pisau cutter untuk menggoroknya.

Usai memastikan korban tidak bernyawa dengan posisi tergeletak miring di dalam selokan, pelaku meninggalkannya dan pulang ke Desa Saba Bangunan.

Ditanya mengenai motif pelaku yang menghabisi nyawa korban secara sadis itu, Kapolsek Padang Bolak belum bisa mengungkapkannya. “Nanti kita kabari ya,” tutupnya.(LL)