Tiga Rumah Warga Silayang- layang Ludes Dilahap ‘Si Jago Merah’

http://www.kiispadangsidimpuan.com

Padangsidimpuan| Tiga rumah ludes dilahap si jago merah di Silayang-layang, Gang Masjid Raya, Lingkungan IV, Kelurahan Wek II, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, Selasa (31/10/2023) sore.

Pantauan di lokasi, ratusan warga dihebohkan insiden kebakaran 3 pintu rumah kontrakan saat ditinggal penghuninya.

Beruntung, kebakaran yang melanda kawasan permukiman padat penduduk itu cepat teratasi.

Kejadian ini berawal sekitar pukul 16.45 WIB. Asap mengepul keluar dari antara rumah kontrakan milik B Sikumbang yang dihuni keluarga Ahmad Darma Ritonga dan Ali Sahbana. Dengan cepat api membesar hingga mulai menjalar ke rumah lain di sekitarnya.

Warga yang mengetahui itu pun kemudian geger dan bahu-membahu berupaya memadamkan kobaran api. Warga menimba air dari sungai Aek Sibontar di sekitar bangunan rumah itu.

“Terpaksa harus menimba ke sungai itu dan dari pipa tetangga. Karena pemadam juga sulit masuk kemari,” cerita S Sihombing, salah satu warga yang turut dalam upaya pemadaman itu.

Sementara dua unit mobil pemadam kebakaran tertahan di gang Masjid Raya Lama. Selang milik pemadam hampir tidak bisa menjangkau titik api di gang sempit kawasan padat penduduk ini.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.00 WIB, atau satu jam sejak kebakaran. Total kerugian dari kebakaran ini diperkirakan seratusan juta rupiah. Tiga keluarga kehilangan tempat tinggal dan semua harta bendanya ludes.

“Aku tadi kerja di depan. Dipanggil sama orang, sudah kebakaran, tidak ada yang bisa diselamatkan,” cerita Ahmad Darma.

Ahmad Darma salah satu korban. Di rumah kontrakan ini ia tinggal bersama istrinya. Sementara korban lain yakni keluarga Ali Sahbana dan Siti Saleha. Tidak ada yang bisa diselamatkan dari rumah mereka, dan keluarga ini pun masih berada di luar kota karena bekerja.

“Ayah sama ibu masih kerja, mencari barang bekas. Biasa nanti pulangnya malam,” cerita Rizky, bocah 10 tahun anak Alisahbana dan Siti Saleha.

Satu rumah lain yang terdampak yakni milik keluarga Nurjannah. Di rumah permanen ini, Nurjannah tinggal bersama 3 anaknya.

Sementara Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Hutaimbaru polres Padangsidimpuan AKP Maruhum Panggaben SH membenarkan kejadian itu saat ini api sudah berhasil dipadamkan petugas.

Saat kejadian personil polsek Hutaimbaru kita terjunkan bersama Personil Polres Padangsidimpuan untuk melakukan pengamanan baik materil maupun warga agar tidak terjadi keributan, sehingga upaya pemadaman lancar,” ungkapnya.

AKP Maruhum Panggabean mengatakan, pihaknya bersama inafis Sat reskrim Polres kota Padangsidimpuan saat ini masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab kebakaran sebenarnya.

Dalam peristiwa kebakaran itu tidak ada korban jiwa. “Kebetulan saat kebakaran pemiliknya sedang tidak dirumah, sementara untuk kerugian yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah,” ungkap Kapolsek .

Atas kejadian Itu Kapolsek hutaimbaru menghimbau kepada warga untuk lebih hati-hati. Ketika meninggalkan rumah pastikan tidak ada barang elektronik yang masih nyambung dengan stop kontak. “Cabut dulu dan pastikan aman saat ditinggal kerja atau ditinggal pergi. Demikian juga cek kompor saat pergi pastikan sudah dalam kondisi mati, pesannya. (LL)