Diduga Jaringan Penjara, Wanita Ini Bawa Sabu 103,13 Gram Ke Padangsidimpuan

http://www.kiispadangsidimpuan.com

PADANGSIDIMPUAN |Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Padangsidimpuan meringkus seorang wanita muda pemilik narkoba jenis sabu-sabu. Barang terlarang ini ia dapat dari seorang tahanan di penjara.

Tindakan nekat JS (33), warga Janji Bangun, Kelurahan Timbangan, Kota Padangsidimpuan, akhirnya terhenti setelah diciduk Polisi dari dalam angkutan umum saat pulang membawa sabu-sabu dari Kabupaten Tapanuli Tengah.

Dari tangan wanita muda ini, polisi menyita barang bukti sebanyak 48 plastik klip transparan yang di dalamnya terdapat narkotika golongan 1 jenis sabu-sabu seberat 103,13 gram.

Tidak diketahui apakah JS ini bagian dari ‘Princes Narkotika’ jaringan penjara yang beroperasi di Padangsidimpuan. Sampai saat ini Polisi masih mengembangkan kasusnya. Karena tersangka mengaku sabu-sabu itu dia dapat dari seoranng tahanan di penjara.

Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dudung Setyawan didampingi Kasat Reserse Narkoba AKP Jasama H. Sidabutar, membenarkan penangkapan wanita pemilik narkotika golongan 1 jenis sabu-sabu tersebut, Senin (30/10/2023).

Dijelaskan, Jum’at (27/10/2023), pihaknya menerima informasi dari masyarakat yang menyebutkan ada wanita muda naik angkutan umum membawa sabu-sabu dari Kabupaten Tapanuli Tengah menuju Kota Padangsidimpuan.

Berbekal informasi ciri-ciri angkutan dan perempuan pembawa narkotika itu, AKP Jasama perintahkan anggota segera melakukan penyelidikan ke salah satu loket di sekitaran Kelurahan Sadabuan.

Sekira pukul 20:30, angkutan jenis L300 dari Sibolga melintas di depan salah satu sekolah ternama di Sadabuan. Polisi yang sudah menunggu di sana mencegat dan memeriksa penumpang.

JS tidak dapat menghindar ketika Polisi menggeledah plastik warna hitam di bawah tempat duduknya. Bungkusan itu berisi 48 plastik klip transparan yang di dalamnya terdapat narkotika golongan 1 jenis sabu-sabu.

Bersama narkotika seberat 103,13 gram dan satu telepon selular, tersangka JH dibawa ke Mapolres Padangsidimpuan untuk diproses lebih lanjut.

Kepada petugas, JS mengaku baru pulang menemui seseorang di Tapanuli Tengah. Narkotika jenis sabu-sabu itu dia dapat dari DL, seorang tahanan di penjara.(LL)