Satuan Lantas Polres Padangsidimpuan Akan Gelar Operasi Zebra Toba 2020.

http://www.kiispadangsidimpuan.com. Padangsidimpuan-Terhitung mulai senin kemarin 26 Oktober hingga 8 November 2020 mendatang, Satuan Lantas Polres Padangsidimpuan akan mengelar Operasi Zebra Toba 2020.

Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Juliani prihartini S.I K, MH melalui Kasat lantas AKP Junaidi, mengatakan ada sejumlah sasaran penindakan dalam Operasi Zebara Toba 2020.
“Sasarannya surat-surat dan kelengkapan kendaraan, kepatuhan berlalu lintas serta penerapan protokol kesehatan,” kata AKP Junaidi

Dalam operasi itu disebutkan, pihaknya akan menindak sebanyak 10 pelanggaran yang menjadi prioritas, meliputi tidak menggunakan helm SNI, penumpang yang tidak mentaati protokol kesehatan, tidak menggunakan sabuk pengaman, di bawah umur 17 tahun, ranmor tidak layak jalan, tidak boleh berboncengan melebihi satu orang.

Kemudian tidak melengkapi kendaraan bermotor, selanjutnya melangar tidak membawa SIM dan surat-surat kendaraan, pelanggaran melawan arus serta over dimensi, cetusnya .

AKP Junaidi menjelaskan, operasi dengan sandi Zebra Toba 2020 ini, pihaknya akan menindak segala bentuk pelanggaran aturan berlalu lintas. Pihaknya juga akan menegur atau mengingatkan pengendara agar menerapkan protokol kesehatan.

“Kami juga ingatkan pengendara motor maupun mobil untuk selalu memakai masker sebagai upaya kepolisian dalam membantu pemerintah menanggulangi pandemi Covid-19,” imbaunya.
Sementara itu, Wakil Kepala Kepolisian Resort Kota Padangsidimpuan Kompol Sahri.M. mengatakan, sasaran Operasi zebra Toba 2020 ini yakni para pelanggar lalu lintas, lawan arus, dan menekan kejadian kecelakaan lalu lintas.

“Kami utamakan langkah-langkah preemtif dan preventif dalam penegakan aturan serta selektif dan tematik. Disiplin menerapkan protokol kesehatan tetap diterapkan guna pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Polresta Padangsidimpuan,” ujarnya.

Mantan Kabagren polres Padangsidimpuan ini juga mengingatkan setiap anggota yang bertugas harus menanamkan rasa tanggung jawab, jangan sampai arogansi dengan mengedepanjan sikap humanis, sehingga tidak merusak citra polri di mata masyarakat.

“Dalam kegiatan ini sebenarnya tidak ada razia, hanya pengecekan protokol kesehatan dan kelengkapan surat dan kelengkapan kendaraan. Namun, apabila ditemukan pelanggaran secara kasat mata akan ditindak sesuai aturan,” pungkasnya. (lily lubis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *