Perantau Luat Harangan Bentuk FK KORIDOR, Visinya Untuk Daerah Asal Bebas Dari Terisolir

Tapanuli Selatan, POL | Tidak perduli dengan sikap pemerintah yang memandang Luat Harangan sebelah mata, perantau kawasan itu menggelar pertemuan di Sipirok, Kamis (08/10/2020). Pertemuan beragenda rapat itu memutuskan memberi nama wadah itu dengan FK KORIDOR (Forum Komunikasi Komunitas Rakyat Wilayah Dolok Sordang) dan menghasilkan terbentuknya struktur pengurus.

Struktur pengurus FK KORIDOR terdiri Pembina/Penasehat sebanyak tiga orang masing-masing Drs. Maas Siagian, Rahuddin Harahap, SH, M. Hum dan Ali Usman Siagian. Ketua Umum FK KORIDOR terpilih, Ir. H. Asman Hutasuhut, MM dibantu seorang wakil yakni Khoiruddin Harahap, S.Pd.

Sekretaris dijabat Mahyuddin Siagian juga dibantu seorang wakil yang dijabat Maralohot Harahap. Sedangkan Bendahara dijabat Dermawan Siagian, S. Pd yang juga dibantu seorang wakil yakni Anharuddin Siregar. Pengurus ini dilengkapi sejumlah bidang untuk menangani urusan yang lebih lengkap.

Setelah terpilih, Ketua Umum terpilih, H. Asman Hutasuhut, MM mengatakan, sejak terbentuknya FK KORIDOR, Kamis, 08 Oktober 2020 tidak dibolehkan ada anak Luat Harangan yang putus sekolah di tengah jalan. Artinya berapa orang yang masuk SD tahun berjalan di seluruh Sekolah yang ada di Luat Harangan, maka akan sejumlah itulah nantinya yg akan keluar/lulus dari Perguruan Tinggi (menjadi Sarjana).

“Ini bertujuan agar konsep dan program ‘Generasi Emas Luat Harangan pada tahun 2035’ tercapai, Insyaa Allah. Tentunya ini menuntut adanya tekad bersama para perantau Luat Harangan yang tergabung di FK KORIDOR dalam mewujudkan program Generasi Emas tadi,” kata Asman Hutasuhut.

Sebelumnya, pembentukan komunitas FK KORIDOR berawal dari keprihatinan para perantau terhadap daerah asal mereka yang hampir tidak pernah dapat perhatian serius dari pemerintah. Akibat sikap abai pemerintah tersebut, Luat Harangan hingga saat ini terisolir.

“FK KORIDOR adalah wadah bergabungnya masyarakat Luat Harangan. Berharap ada perubahan, warga dan FK KORIDOR setuju Luat Harangan berganti nama menjadi Luat Nasolih. FK KORIDOR merupakan komunitas putra-putri dari kawasan itu yang ada di Bonapasogit dan Perantauan. Luat Nasolih terdiri dari enam desa, yakni Doloksordang Julu, desa Pangaribuan, desa Panaungan, desa Pargarutan, desa Barnangkoling dan Doloksordang serta delapan dusun terdiri dari dusun Hasahatan, dusun Liang, dusun Sialang, dusun Gadu, dusun Salese, dusun Sihaborgoan, dusun Tapus dan dusun Sabungan, berada di Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan,” kata Asman.

Tujuan dari dibentuknya FK KORIDOR adalah memajukan Sumber Daya Manusia (SDM), memajukan Sumber Daya Alam (SDA), memajukan Sumber Daya Buatan untuk bangkitnya Luat Nasolih dan benar-benar terwujud menjadi Luat Nasolih. (POL/balyan kn).

Sumber : https://perjuanganonline.com/daerah/perantau-luat-harangan-bentuk-fk-koridor-visinya-untuk-daerah-asal-bebas-dari-terisolir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *