Ratusan Hektar Lahan Produktif Di Padangsidimpuan Kekeringan Akibat Irigasi Longsor

Kondisi lahan pertanian sawah yang terpaksa berlalih tanam pada holtikultura, akibat irigasi longsor, Jum’at (28/08/2020).

Padangsdimpuan-Diperkirakan ratusan hektar lahan produktif untuk pertanian di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadu dan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan mengalami kekeringan akibat saluran irigasi longsor.

“Ratusan hektar tanah yang biasa digunakan warga untuk bertani sudah tidak bisa dialiri air karena irigasinya longsor. Dan ini sudah berlangsung lama,” kata Warju warga desa Pudun Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan, Jum’at (28/08/2020.

Lahan pertanian yang pada umumnya area persawahan milik warga yang mengalami kekeringan itu, berada pada jalur lintas saluran air yang bersumber dari irigasi yang longsor. Saluran irigasi di Siloting,Kecamatan Batunadua, Kota Padangsidimpuan selama ini berfungsi untuk memenuhi kebutuhan air di lahan produktif warga di dua Kecamatan.

“Kini warga berhenti untuk bertanam padi karena mereka tidak bisa mengairi lahannya. Mereka harus terus bertani dengan tidak lagi menanam padi tapi beralih ke tanaman holtikultura seperti jagung dan kedele, mereka menunggu sampai dilakukannya perbaikan,” kata Warju.

Masyarakat sudah melaporkan hal ini kepada Pemerintah Kota Padangsidimpuan namun hingga kini belum ada langkah perbaikan walau sebelumnya sudah dilakukan peninjauan ke lokasi.

“Kapan dilakukan perbaikan kita belum tahu, padahal kepala desa sudah pernah memberitahu ke warga bahwa irigasi akan diperbaiki pada tahun ini namun hingga kini belum ada tanda-tanda akan diperbaiki,” katanya.

Warga masyarakat sangat berharap irigasi ini segera diperbaiki agar lahan pertanian tidak mengalami kekeringan, apalagi dimasa pandemi covid-19 ketahanan pangan dari sektor pertanian harus menjadi yang utama.(Ikhwan Nasution).

Air tidak lagi mengalir di saluran ini akibat jaluran irigasi di Siloting, Kecamatan Batunadia, Kota Padangsidimpuan longsor, Jum’at (28/08/2020)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *