Hendri Alfriyanto Dari Ide Melestarikan Masak Alame, Hingga Donasi Rutin Melalui LAZISNU

Alame masakan khas Tabagsel, produksi Mak Nora buatan Hendri Alfriyanto yang dijual di Swalayan Mart 212 Jalan Imam Bonjol depan Simpang Jalan Teuku Umar Siborang, Kota Padangsidimpuan.

PADANGSIDIMPUAN.-Awalnya hanya sekedar ingin punya bisnis yang tujuan akhirnya memilik “Tabungan Akhirat” muncul ide melestarikan memasak alame atau dodol khas Tapanuli Bagian Selatan atau Tabagsel, Hendri Alfriyanto yang sebelumnya dikenal hanya sebagai aktifis mahasiswa yang gigih menyuarakan aspirasi masyarakat Kota Padangsudimpuan memulai memasak dodol khas Tabagsel itu.

Saat berbincang-bincang akrab dengan Mitanews.co.id di Padangsidimpuan, Sabtu (11/07/2020) pagi, Hendri Alfriyanto mengatakan, ide menjalankan bisnis kue jenis dodol khas Tabagsel berawal dari pemikiran bahwa sebelumnya memasak alame di Tabagsel hanya pada saat bulan Ramadhan, persiapan kue hidangan saat merayakan Hari Raya Idul Fithri, paling ada lanjutan beberapa gelintir keluarga, yakni keluarga calon jemaah haji yang akan berangkat menunaikan Rukun Islam kelima.

“Makan alame hanya di bulan Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fithri dan Hari Raya Qurban. Dari pemikiran itu timbul ide berbisnis sambil melestarikan masakan alame sepanjang tahun. Terpikir pula di benak betapa warga Tabagsel yang bermukim di perantauan rasa rindunya terobat jika tiba-tiba melihat alame atau dodol khas daerah asalnya ada di swalayan atau usaha dagang di kota-kota besar di Tanah Air,” kata Hendri.

Keyakinan dan optimismenya atas ide dan rencana bisnisnya yang kuat membuat, Hendri Alfriyanto berkunjung ka Kantor Nahdlatul Ulama (NU) Care LAZISNU atau Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shodaqoh Jalan Sultan Hasanuddin no. 25 Kota Padangsidimpuan, Jum’at (10/07/2020) malam guna mendapatkan dukungan moral dan semangat dari Ketua LAZISNU Kota Padangsidimpuan, Ustad Zulpan Harahap, S.S. M.Pd. M.Kom.

Saat bertemu dengan Ustad Zulpan Harahap itulah Hendri menyatakan wacananya, akan mendonasikan Rp 1000 setiap penjualan satu pcs “Alame Mak Nora” buatannya kepada LAZISNU untuk menjadi sedekahnya kepada kaum dhu’afa santunan rutin LAZISNU Kota Padangsidimpuan yangsydah berlangsung sejak lebih dari dua tahun yang lalu.

“Semoga berkah, semoga terus berkreativitas, berinovasi, managemen bisnis yang baik sambil beramal ibadah, apalagi niat yang baik, Hendri berkeinginan kuat punya “Tabungan akhirat” Insyaa Allah, dunia akhirat didapat,” kata Ketua LAZISNU Kota Padangsidimpuan, Ustad Zulpan Harahap, S.S. M.Pd. M.Kom.

Berkaitan dengan kunjungan dan pernyataan Hendri tersebut, Ustad Zulpan Harahap mengucapkan terima kasih. Ini kunjungan dunia usaha muslim merupakan sebuah dukungan penuh terhadap NU CARE LAZISNU Padangsidimpuan, Tabagsel, Sumut. Pengusaha “Alame” (dodol khas Tabagsel), kata Ustad Zulpan menambahkan.

Ustad Zulpan menyatakan, bersama NU Care LAZISNU dan Panitia pendirian Institut Teknologi Sains NU (ITSNU) Padangsidimpuan, mari dukung dan ikut berpartisipasi atas pendirian dan pembangunan ITSNU Padangsidimpuan, Tabagsel, Sumut.

“Tabungan akhirat” tambah Ustad Zulpan, bisa melalui KOIN NU di rumah, KOIN NU di tempat usaha, di tempat kerja, KOIN NU di meja kerja, atau dijemput/diantar, melalui rekening Bank Syariah Mandiri nomor 250.250.025.5 dan barcode NU Care Lazisnu Padangsidimpuan. NU Care LAZISNU, Amanah, bersih, Jujur dan Terbuka. Setelah transfer donasi, mohon konfirmasi melalui WW 082168250999 atau hp 085275523725. (balyan kadir).

Sumber ; https://mitanews.co.id/2020/07/11/hendri-alfriyanto-dari-ide-melestarikan-masak-alame-hingga-donasi-rutin-melalui-lazisnu/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *